MY UMROH MASJID NABAWI, MAKAM RASULULLAH SAW., RAUDHAH AL-MUTAHHARAH

MY UMROH

MASJID NABAWI, MAKAM RASULULLAH SAW., RAUDHAH AL-MUTAHHARAH

Masjid Nabawi, Madinah

June 27, 2011

Masjid Nabawi

Disebut Masjid Nabawi karena Nabi Muhammad SAW. selalu menyebutnya dengan kalimat, ” Masjidku”, pada setiap kali beliau menerangkan tentang sebuah masjid yang sekarang berada di pusat kota Madinah. Rasul bersabda,” Sholat di masjidku ini lebih utama daripada sholat seribu kali di masjid lain, kecuali Masjidil Haram”.

Dalam satu riwayat lain, Rasul bersabda,” Barang siapa sholat di masjidku 40 waktu tanpa terputus, maka ia pasti selamat dari neraka dan segala siksa dan selamat dari sifat munafik”.

Berziarah ke masjid Nabawi ini adalah masyru’ (diperintahkan) dan termasuk ibadah. Penyataan ini sesuai dengan sabda Rasul : ” Janganlah kau mementingkan bepergian kecuali kepada tiga masjid, yaitu Masjidil Haram, Masjidku ini (Masjid Nabawi) dan Masjidil Aqsa’.

Masjid ini terletak 597 m dari aras laut, kedudukannya di tengah bandar madinah. Tanag tapak masjid adalah berasal dari tempat mengering tamar kepunyaan dua orang anak yatim (Suhai dan Sahl) di bawah jagaan As’ad ibn Zararah Al Ansari. Kemudian Rasulullah membeli tanah tersebut dan didirikan masjid disitu, yang dikenali sebagai masjid nabawi. Masjid ini mula-mula dibangun oleh nabi beserta sahabat-sahabatnya pada tahun pertama hijriyah (622M) seluas 1050 M2 ( panjang 35M dan lebar 30M ) yang bersebelahan dengan rumah beliau yang terletak disebelah timurnya. masjid ini kala itu sangat sederhana sekali, tiang tiangnya dari batang korma, atap dari pelepah pohon korma, dindingnya terbuat dari batu tanah setinggi 2 meter. Terdapat tiga buah pintu yaitu disebelah kanan, kiri dan belakang ( sebelah selatan) dan mihrabnya sebelah utara, karena kiblat masih menghadap ke Baitul Maqdis.

Pada saat Rasulullah mulai membina masjid, solat dilakukan menghadap ke arah utara,yaitu ke arah Masjid Aqsa. Didalam masjid Nabawi ada banyak pintu-pintu yang mana pada saat itu hanya ada 3 pintu yang di buka. yaitu dibahagian timur, barat dan selatan. Apabila khiblat berubah menghadap Kaabah di Makkah pintu baru dibuka di bahagian utara dan pintu dibahagian selatan ditutup.

Pintu-Timur
Ia diberi berbagai-bagai nama termasuk Bab Usman dan Bab Rasulullah (kerana Rasulullah selalu menggunakannya) ia masih ujud sekarang dan dikenali sebagai Bab Jibril.

Pintu-Barat
Pada zaman dahulu ia dikenali sebagai Bab Atikah tetapi sekarang dikenali sebagai Bab Rahmah.

Pintu-Selatan
Pintu ini dikenali sebagai Bab Al-Umar terletak dibahagian timur dinding selatan diantara Mihrab Rasulullah dan Makam. Pintu ini ditutup apabila pertukaran arah kiblat.

Pintu-Utara
Pintu ini dibuka oleh Rasulullah di dinding utara sebagai ganti pintu selatan yang ditutup akibat pertukaran khiblat.

Masjid Nabawi ini mengalami perubahan berkali-kali, pertama kali perluasan oleh Rasulullah sendiri di tahun ketujuhhijrah, setelah Rasulullah memimpin perang Khaibar, sehingga luasnya menjadi 2,475M2.. Demikian seterusnya Masjid nabawi mengalami perluasan demi perluasan. masjid nabawi sekarang mempunyiai luas 165.000M2, dengan luas halaman 235.000M2 , 10 buah menara dengan ketinggian 104 meter (menara yang baru) dan berdaya tampung 1 juta orang jamaah dimusim haji. Mihrab masjid Nabawi yang sekarang digunakan sebagai tempat imam waktu memimpin shalat berjamaah, disebut Mihrab utsmani, karena lokasi mihrab ini adalah tempat imam setelah masjid nabawi diperluas oleh Khalifah usmant bi Affan pada tahun 29 H ( 649M).

 

Makam Rasulullah SAW, Masjid Nabawi, Madinah

Makam Rasulullah terletak didalam masjid Nabawi. Dimasa Rasulullah hidup, lokasi makam tersebut adalah rumah beliau beserta istrinya ‘Aisyah.

Dikisahkan hingga hari ketiga setelah kewafatan Nabi Muhammad yaitu tahun11 H (632M), jenazah beliau belum dimakamkan, karena terjadinya perdebatan siapa pengganti beliau. Setelah terpilihnya Abu Bakar menjadi khalifah, barulah jenazah Rasulullah dimakamkan. Waktu akan disemayamkan terjadi perdebatan tentang dimana selayaknya beliau dimakamkan, yang akhirnya disepakati beliau dikubur ditempat beliau terbaring. Walaupun Rasulullah dimakamkan di kamarnya. ‘Aisyah masih tinggal di rumah tersebut tanpa adanya pemisah antara makam Rasulullah dan kamar Aisyah. Dua tahun kemudian, yakni tahun 13 H (734H), Abu Bakar wafat. Atas kesepakatan pemuka Islam kala itu, jenazahnya dimakamkan didekat Rasulullah, yaitu diarah punggung dengan jarak kurang lebih setengah meter dan letak kepalanya lurus dengan arah pundak Rasulullah. Pada tahun 644 M, 12 tahun setelah Rasulullah wafat, Umar bin Khattab wafat karena ditusuk oleh Abu Lu’luah ketika menjadi imam di masjid Nabawi, Atas kesempakan pemuka Islam kala itu jenazah beliapun dimakamkan dekat makam Rasulullah dan Abubakar. Umar dimakamkan disebelah kaki (timur0 Rasulullah dan Abu Baklar dan karena Umar bin Khattab orangnya besar dan tinggi, maka kaki beliau pas pada pondasi rumah Rasulullah, konon kaki Umar bin Khattab ini pernah tampak masih utuh ketika tembok bangunan rumah Rasulullah yang bagian timur ambruk karena hujanlebat pada tahun 712 M. Setelah dilokasi makam Rasulullah dan Abu Bakar ada makam Umar bin Khattab, maka ‘Aisyah membuat tembok pemisah antara kamarnya dengan ketiga tembok pemisah. Hal ini dilakukan karena ‘aisyah merasa bbahwa Umar bin Khattab bukanlah muhrimnya. Posisi makam dibuat dem,mikian karena ‘Aisyah menghendaki agar ada empat makam disitu. Namun sejarah mencatat lain, ketika utsman bin Affan wafat tidak dimakamkan disitu karena para pemuka Islam ketika itu berpendapat bahwa selama Utsman bin Affan menjadi Khalifah banyak terjadi krisis yang membuat orang islam ssedikit terpecah belah. Demikian juga ketika ‘Aish wafat, walapun beliau tinggal disitu, juga tidak dikuburkan di dekat Rasulullah. Karena beliau dinilai telah menimbulkan kontroversi sebab pernah berperang melawan menantunya sendiri, Ali binAbi Thalib.

Pada tahun 1163 M oleh Sultan Nuruddin Mahmud Zink disekeliling pondasi bekas rumah Rasulullah dipasang beton dari timah sedalam  15 meter. hal ini dilakukankarena adanya usaha pencurian jasad nabi Muhammad SAW.

Tahun 1233H (1855M) oleh Sultan Sultan Mahmud II (1808-1839M) dari kerjaan Ottoman Turki, diatas makam Rasulullah dan kedua sahabatnya dipasang kubah berbentuk topi gaya Turki, kubah berlapis timah dengan cat warna hijau ( green dome) itu dissebut Al Khadra dan sampai sekarang masih dipertahankan meski beberapa kali masjid direnovasi.
Sejak tahun 678 H. (1279 M) di atasnya dipasang Kubah Hijau (Green Dome). Dan sampai sekarang Kubah Hijau itu tetap ada. Jadi tepat di bawah Kubah Hijau itulah jasad Rasullullah SAW dimakamkan. Di situ juga dimakamkan kedua sahabat , Abu Bakar (Khalifah Pertama) dan Umar (Khalifah Kedua) yang dimakamkan di bawah kubah, berdampingan dengan makam Rasulullah SAW.

Raudhah Al-Mutahharah

Raudah yang mempunyai arti taman, adalah suatu lokasi yang berukuran 15 X 22 meter yang ada dalam Masjid Nabawi yang ditandai dengan tiang-tiang putih mulai makam Rasulullah hingga mimbar Nabi. Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, katanya : ” Rasulullah SAW bersabda tempat antara mimbarku dan rumahku adalah salah satu taman dari taman-taman surga dan mimbarku berada diatas telagaku.”

Mimbar yang ada di Ar-Raudah sekarang adalah mimbar yang dibuat dimasa Sultan Muraad Al-Usmani pada tahun 1600 M. Namun letak mimbar ini tepat ditempat mimbar Rasulullah. Mihrab Nabawi, adalah tempat Rasulullah berdiri menjadi mam shalat berjamaan. Ketika membangun masjid, Rasulullah tidak membuat mihrab, hanya beliau selalu berdiri di tempat yang sama yaitu  6 meter disebelah timur mimbar. pada tahun90 H (712 M) Khalifah Umar bin Abdul ‘Aziz memerintahkan membangun bentuk setengahlingkarang ditempat tersebut. Mihrab nabawi masuk dalam raudayh.

Raudhah Al-Mutahharah adalah satu tempat yang mulia di dalam Masjid Nabawi, selain menjadi tempat Rasulullah dan sahabat beribadat dan tempat turunnya wahyu kepada Rasulullah ia juga merupakan sebuah taman dari taman-taman syurga. Kedudukan Raudhah adalah antara rumah Rasulullah dan Saidatina Aisyah dengan mimbarnya. Panjangnya ialah 22 meter dan lebarnya 15 meter, bermula dari mihrab Rasulullah hingga ke akhir rumah tersebut disebelah utara.

 

 

 

 

 

PEMAKAMAN BAQI’

Pemakaman Baqi terletak di sebelah timur masjid nabawi yang hanya dibatasi oleh halaman masjid. Pemakaman Baqi ini merupakan areal pemakaman lama sejak zaman jahiliah sampai sekarang. Di pemakaman ini disemayamkan Khulafurrasyidin ke tiga ustman bin Affan, para anak dan istri Rasulullah (kecuali Khadijah) serta sahabat-sahabat Rasulullah.

Saat ini pemakaman Baqi’ telah mengalami perluasan dari aslinya, dengan membongkar bangunan-bangunan di ssekitarnya. Luas pemakaman ini adalah 138.000M2 dengan dikelilingi pagar marmer yang kekar dan bagian luarnya dibangun tempat ziarah yang tinggi, sehingga penziarah dapat melihat lokasi pemakaman tanpa harus masuk tapi cukup dariluar pagar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: